Harvest Moon, Seri yang akan Terlupakan. Ada Apa?

By | July 15, 2022

Jika berbicara tentang game nostalgia, tentunya game ini pasti sering disebut namanya. Ya, Harvest Moon merupakan serial yang sangat melekat di pikiran para gamer. Banyak sekali gamer yang memainkan game ini pada masa kecil mereka.

 

Tentunya pada tahun 2022 ini, game – game terbaru dengan nama Harvest Moon sering mendapat respon negatif oleh para gamer. Banyak yang menilai game ini tidak semenarik seri sebelumnya. Apa yang terjadi?

 

Awal Mulanya Lahir Harvest Moon

 

Memiliki nama asli Bakujo Monogatari, Harvest Moon merupakan game simulasi agricultural RPG yang diciptakan oleh Yasuhiro Wada dan dikembangkan oleh Victor Interactive Software atau VIS. Pertama kali rilis untuk NES pada Juni 1997, game ini memiliki respon yang cukup positif oleh gamer Jepang.

 

Kemudian datanglah Natsume yang ingin merilis game ini untuk pasar barat. Mereka membutuhkan nama yang dapat menjual untuk pasar barat, maka penggunaan nama dalam bahasa inggris dipertimbangkan. Natsume menggunakan nama Harvest Moon yang lebih gampang diingat oleh para gamer diluar Jepang.

 

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

 

Berkat Natsume yang mempromosikan game ini sebagai game yang family friendly, game ini menjadi game yang populer. Seperti HM: Back to Nature, game yang sangat melekat di pikiran gamer Indonesia bahkan Dunia. Tentunya hal ini membawa hal yang bagus bagi VIS, mungkin.

 

Perpisahan Natsume dan Marvelous

 

Pada tahun 2003, VIS diakusisi oleh Marvelous Entertainment dan sekarang berubah menjadi Marvelous Inc. Namun Natsume tetap menjadi publisher untuk serial Bakujo ini hingga Harvest moon A New Beginning.

 

Dan pada 2011 Marvelous Entertainment melakukan merging dengan AQ Interactive menjadi Marvelous. Pergabungan ini memberikan banyak hal positif untuk Marvelous seperti Publisher sendiri dengan nama XSEED Games.

 

Dan disinilah kebingungan terjadi. Pada 2012, Marvelous memberhentikan lisensi publikasi Bakujo Series dari Natsume. Marvelous yang telah memiliki publisher sendiri yaitu XSEED Games tentunya memilih untuk merilis game mereka sendiri secara global agar menghemat biaya.

 

Pada 2014, Marvelous mengatakan bahwa serial Bakujo akan dirilis oleh XSEED Games kedepannya. Namun sayangnya, Marvelous tidak bisa menggunakan nama Harvest Moon yang telah melekat karena nama tersebut merupakan trademark yang dimiliki oleh Natsume. Maka dari itu, seluruh game Bakujo series dan spin-off tidak dapat menggunakan nama tersebut jika tidak melalui Natsume.

 

Marvelous dan XSEED Games membawa Bakujo Series ke pasar barat menggunakan nama Story of Seasons. Dan ditahun yang sama, Natsume juga mengumumkan game terbaru mereka yaitu Harvest Moon: The Lost Walley.

 

Natsume yang merilis game tentunya lebih dipercaya oleh para gamer sebagai Harvest Moon yang asli. Padahal keduanya berasal dari 1 Seri yang sama dan berpisah. Tidak sedikit yang menilai bahwa Story of Seasons merupakan game yang terinspirasi dari serial ini.

 

Beberapa game yang terkena dampak penggunaan nama ini adalah spin-off Rune Factory yang pada awalnya memiliki embel nama “a fantasy Harvest Moon”. Dan Rune Factory 4 yang dipublikasi oleh XSEED game tidak menggunakan nama tersebut.

 

Seri Baru, Judul Lama

 

Seri game yang dikerjakan sendiri oleh Natsume pada dasarnya sama dengan yang dikerjakan oleh Marvelous. Namun permasalahan dari seri yang baru ini adalah tidak adanya kehidupan dalam game tersebut. Contohnya Harvest Moon: Light of Hope yang mendapat respon negatif oleh banyak gamer di Meta Critic.

 

Game terlihat mati dan monoton. Grafisnya sendiri juga terlihat tidak begitu menarik untuk dilihat. Sprite yang digunakan juga terlihat sama. Perbedaan hanya pada warna saja. Karakter yang digunakan juga tidak cocok dalam game tersebut.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

 

Game ini menggunakan karakter 3D yang aneh dalam game yang menggunakan sprite 2D. Karakter yang digunakan juga merupakan karakter yang sama dari seri Natsume sebelumnya yaitu Harvest Moon: Skytree Village.

 

Wajar saja respon gamer sangat buruk terhadap game ini. Banyak gamer yang menganggap serial ini sudah tidak berjaya seperti dulu lagi. Padahal ini merupakan Seri baru dengan menggunakan judul lama saja.

 

Seri Lama, Judul Baru

 

Sementara itu Story of Seasons terus bersinar setiap serinya. Mereka bahkan merilis ulang Harvest Moon: Friends of Mineral Town dengan mengganti namanya menjadi Story of Seasons: Friends of Mineral Town.

 

Tidak hanya itu saja, Marvelous juga sempat membawa franchise besar yaitu Doraemon dengan merilis Doraemon Story of Seasons yang mendapat respon positif. Kolaborasi ini tak terhenti pada game ini saja, Pihak Marvelous juga akan merilis sequelnya dengan judul Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great Kingdom yang akan rilis pada 2022 nanti untuk PlayStation 5, Nintendo Switch, dan juga PC.

 

Dengan gameplay serta Story yang sangat khas dari seri Bakujo, wajar saja game ini tetap digemari oleh fans setianya. Dan Story of Seasons terlihat sangat kuat seiring perjalanan waktu.

Lalu, Manakah yang Asli?

Hal ini cukup membingungkan untuk banyak orang. Mengingat bahwa seluruh game Harvest Moon sendiri lebih menonjolkan logo Natsume pada cover game tersebut dibanding Victor Interactive Software maupun Marvelous.

Story of Seasons sendiri terdiri dari game pertama hingga Harvest Moon 3D: A New Beginning. Seluruh serial Story of Seasons juga masuk kedalam serial ini. Spin-off seperti Innocent Life serta Rune Factory juga merupakan bagian dari Story of Seasons / Bakujo Monogatari.

Sementara itu Harvest Moon yang dikembangkan oleh Natsume terdiri dari Harvest Moon Lost Valley, Seeds of Memories, Skytree Village, Light of Hope, Mad Dash. dan Harvest Moon: One World yang rilis pada 2021 kemarin. Spin-off dari seri ini adalah Puzzle de Harvest Moon dan Harvest Moon: Frantic Farming.

Bahkan hingga saat ini, masih banyak gamer yang beranggapan bahwa Story of Seasons adalah plagiat dari Serial Harvest Moon. Padahal pada dasarnya, mereka merupakan game yang sama namun telah berpisah seperti layaknya pasangan kekasih yang putus cinta.

Akankah Harvest Moon Mati?

Untuk menjawab hal ini, sepertinya yang bisa menjawab tentunya pihak Natsume. Serial ini bisa mendapat respon positif jika Natsume melihat kekurangan yang ada dari game yang telah mereka kembangkan.

Namun jika seri selanjutnya tetap seperti yang mereka lakukan selama ini pada seri baru Harvest Moon, cepat atau lambat nama Harvest Moon sendiri akan hilang dan dilupakan oleh para gamer sebagai game Simulasi yang sangat dicintai oleh gamer.

Leave a Reply

Your email address will not be published.